Ahok Marah Kepada PT Uber

Basuki Tjahaja Purnama selaku Gebernur DKI Jakarta, sering mengadakan pertemuan dengan Uber Taksi dalam pertemuan itu pihak Uber berdalih telah mendirikan sebuah perusahaan, Ahok juga mengungkapkan kalau mau berbisnis di indonesia, khususnya di jakarta harus membayar pajak, tutr Gebernur DKI Jakarta sering di panggilan dengan Ahok.

Ahok Marah Kepada Taxi Uber Menekankan Untuk Bayar Pajak


Gebernur DKI Jakarta itu juga menyebutkan semua pemilik kendaraan yang bernaung di bawah Uber wajib membayar pajak penghasilan atau PPh, Ahok mengungkapkan pajak yang harus dikeluarkan hanya satu persen, jika penghasilan mereka sebesar Rp 4.8 miliar pertahunnya, dan pajak wajib mereka keluarkan.

Jika di Katagorikan sebagai UKM, maka di bebankan membayar pajak sebesar satu persen, bukti sekarang yang terjadi, pajak yang di bebankan kepada Uber belum mereka bayar, telah di atur undang undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan, semuanya ada tujuh ketentuan yang harus dipatuhi semua perusahan angkutan umum.

Syarat tesebut semua perusahaan harus memiliki surat domisi usahanya, bukan hanya itu perusahaan juga harus memiliki surat izin gangguan, yang telah di atur dalam undang-undang gangguan juga izin penyelenggaraan yang harus mereka miliki, setiap perusahaan angkutan umum mereka harus memiliki paling sedikit lima unik kendaraan, itu baru bisa disebut sebagai perusahaan angkutan umum, dan selanjutnya memereka memiliki pul untuk servis juga perawatan kendaraan umum tersebut. 

Ahok Marah Kepada Taxi Uber


Selanjutnya perusahan angkutan umum juga harus memiliki kesiapan administrasi untuk operasional, mereka juga harus mempersiapkan surat izin yang jelas untuk semua kendaraan angkutan umum yang bernaung di bawah perusahaan tersebut.

Gebernur DKI Jakarta itu juga mewacakan untuk menempel stiker khusus untuk setiap kendaraan umum juga menekankan kepada mereka untuk membayar pajak.
Ahok Marah Kepada PT Uber Ahok Marah Kepada PT Uber Reviewed by Firman Hakim on 6:33 AM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.